Keredhaan-Nya adalah yang paling mahal

Dari Aisyah r.a., beliau mendengar Rasulullah S.A.W. bersabda: 
“Barangsiapa mencari keredhaan Allah dengan marahnya manusia, nescaya dia dicukupkan oleh Allah dari perbelanjaan manusia dan barangsiapa yang mencari kemarahan Allah dengan rela manusia nescaya ia diserahkan oleh Allah kepada manusia.”


Hadis yang selalu juga dibacakan di Radio IKIM.fm, dan sesungguhnya saya sangat suka dengar hadis ni. Mengingatkan kepada kita semua, dalam apa jua yang dilakukan, redha Allah adalah perkara paling penting untuk diutamakan walaupun segenap manusia benci dan marah dengan kata-kata, keputusan dan tindakan kita.

Sungguh luas kehidupan ini apabila segala urusan disandarkan pada redha Allah. Tetapi, hidup ini akan terasa sangat sempit andai redha manusia yang dikejari. Sebagaimana kata-kata Syeikh Ibn Atoillah as-Sakandari,

"Hidup ini menjadi sempit dan semakin sempit kerana kamu menjalani hidup ini untuk meraih perhatian dan redha manusia di sekelilingmu. Apa yang kamu ingin lakukan, kamu ukur dengan redha manusia atau kebencian mereka. Ia membuatkan kamu menjalani sebuah kehidupan yang penuh dengan pendustaan."

Kredit kepada tuan punya blog atas petikan kata-kata tersebut dan penerangannya.

Comments

Popular posts from this blog

Pendiam, peramah, atau banyak cakap?

"Inni Shoimun"

Yang Patut Kita Ambil Tahu 1 - Gerakan Kristianisasi